jump to navigation

Da’i dan Ma’isyah (bagian 5 – terakhir) March 15, 2010

Posted by DPRa PKS Pamulang Barat in Da'wah, Ekonomi.
Tags: , , , ,
add a comment

Oleh Zainal Abidin

Menemukan Peluang Ma’isyah dari Pribadi Sang Da’i

Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang telah menyediakan peluang mencari nafkah di alam semesta ini.

“Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit, kemudian Dia mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah – buahan menjadi rizki untukmu; dan Dia telah menundukkan bahtera bagimu supaya bahtera itu berlayar dilautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu sungai – sungai. Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang. Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala yang kamu mohonkan kepada-Nya, dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghitungnya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zhalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)”. (QS Ibrahim: 32 – 34).

(more…)

Advertisements

Da’i dan Ma’isyah (bagian 4) March 11, 2010

Posted by DPRa PKS Pamulang Barat in Da'wah.
Tags: , , , , ,
add a comment

Oleh Zainal Abidin

Peluang Maisyah dan Kecerdasan

Memang, dalam mencari nafkah tidak cukup hanya dengan perubahan paradigma, perbaikan skill dan performance serta mempunyai kesempatan. Tapi juga membutuhkan kecerdasan dalam membaca setiap peluang yang datang setiap saat.

Rasulullah saw pada masa awal hijrah mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar, di antara yang dipersaudarakan adalah Abdurrahman bin ‘Auf dan Sa’ad bin Rabi’. Singkat cerita, Sa’ad menawarkan sebagian hartanya kepada Abdurrahman, dan salah satu dari dua istrinya.

(more…)

Da’i dan Ma’isyah (bagian 3) March 9, 2010

Posted by DPRa PKS Pamulang Barat in Da'wah.
Tags: , , , ,
add a comment

Oleh Zainal Abidin

Kendala Da’i dalam Mencari Nafkah

Sang da’i menghadapi beberapa kendala dalam mencari nafkah, yaitu berupa kesalahan paradigma, ketiadaan skill, performance (penampilan) dan kesempatan. Adapun kendala berupa kesalahan paradigma adalah pertama, ketika sang da’i dan masyarakat memahami da’wah dengan pemahaman yang sempit, ibarat “dunia tak selebar daun kelor”, maka “da’wahpun tak sebesar mimbar.”

Mereka mempersepsikan da’wah itu hanya di mimbar, da’wah itu tidak lebih dari ceramah, da’wah itu sebatas nasehat. Pemahaman seperti ini mengantar kita pada kesalahan paradigma yang kedua, ketika sang da’i dan masyarakat memahami da’wah adalah pekerjaan orang – orang tertentu saja, bukan tugas bersama seluruh kaum muslimin, melainkan hanya tugas guru agama, imam, khatib, ustadz dan ulama’. Sehingga lahir kesalahan paradigma yang ketiga, ketika sang da’i dan masyarakt memahami bahwa yang bekerja di bidang da’wah adalah orang – orang suci, mereka titisan malaikat, tidak memerlukan dunia, semua perbuatan dan ucapannya benar, yang kebenarannya sama dengan wahyu.

(more…)

Da’i dan Ma’isyah (bagian 2) March 8, 2010

Posted by DPRa PKS Pamulang Barat in Da'wah.
Tags: , , , , ,
add a comment

Oleh Zainal Abidin

Urgensi Bekerja Mencari Nafkah dalam Islam

Banyak sekali ayat Al Qur’an dan hadits Nabi yang menjelaskan pentingnya mencari nafkah, diantaranya:

“Jika  shalat telah ditunaikan, bertebaranlah kalian di permukaan bumi dan carilah sebagian dari karunia Allah.” (QS Al Jumu’ah: 10).

“…Dan mereka yang berjalan di atas permukaan bumi mencari sebagian dari karunia Allah, serta mereka yang berperang di jalan Allah. Bacalah apa yang mudah bagi kalian dari Al Qur’an…” (QS Al Muzzammil: 20).

(more…)