jump to navigation

Menghilangkan Trauma Persepsi (bagian 1) March 9, 2012

Posted by DPRa PKS Pamulang Barat in Da'wah, Politik.
Tags: , , , , , , ,
add a comment

Disampaikan pada RAPIMNAS PKS
Lembang-Bandung 28-30 Agustus 2007
Oleh KH. Hilmi Aminuddin, Ketua Majelis Syuro PKS

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah alladzi a’zzanaa bil islam, wa bihadyi nabiyyina muhammadin khairil anaam,
wasshalaatu wassalamu ‘alaa rasulillah wa ‘alaa wa ashaabihi ajma’iin

Ikhwan dan akhwat fillah rahimakumullah,

Alhamdulillah. Allah swt secara terus menerus memberikan taufik hidayah dan ri’ayah-Nya agar kita tetap bersama. Tetap bersama dalam jalan dakwah, tetap bersama menuju mardhotillah. Dan hari ini pun kita dihimpun dalam satu semangat kebersamaan dalam meningkatkan kerja dan kinerja dakwah kita, kerja dan kinerja taqarrub dan ta’abbud ilallah, yang mudah – mudahan dengan demikian Allah menjadikan kita sebagai bagian khoirun ummatin ukhrijat linnas.
(more…)

Advertisements

DPR dan Politik Perubahan April 12, 2010

Posted by DPRa PKS Pamulang Barat in Da'wah, Politik, Ulasan.
Tags: , , , , , , , , , ,
add a comment

Oleh H. Jazuli Juwaini, MA

“Berpolitik adalah sarana menuju keteraturan dan sebuah cara menuju peradaban” (Ibnu Khaldun).

Apa yang ada di benak masyarakat ketika disebut satu kata “DPR” atau “Dewan Perwakilan Rakyat”? Jawabnya seragam. Ada yang mengatakan, DPR adalah lembaga legislasi karena produk undang – undang lahir dari lembaga ini. Ada yang menyebut secara normatif, DPR adalah lembaga perwakilan rakyat, dimana anggotanya dipilih oleh rakyat melalui pemilihan umum. Mereka mewakili lebih dari 230 juta lebih penduduk Indonesia. Namun, sebagian besar menyebut DPR adalah lembaga politik, karena anggotanya berasal dari unsur partai politik.

(more…)

Peran Muslimah Mengisi Era Siyasah (bagian 4 – terakhir) April 9, 2010

Posted by DPRa PKS Pamulang Barat in Da'wah, Muslimah, Politik.
Tags: , , , , , ,
add a comment

Oleh H. Aminuddin

4. Peran Legislasi (Daurut Ta’nis)

Potensi muslimah kini telah menyebar, baik di lembaga – lembaga yang bersifat departemental artinya bagian struktural secara langsung dari partai atau ekstra departemental seperti yayasan, lembaga, LSM kewanitaan maupun di organisasi profesi. Sebagai bagian dari anggota masyarakat dan warga negara yang baik harus berperan dalam memberikan kontribusi kepada pusat – pusat kekuasaan. Aktivitas tersebut harus mampu melahirkan keputusan – keputusan yang membangun melalui usulan – usulan, tulisan – tulisan dan partisipasi lainnya. Lembaga – lembaga negara ini sebenarnya telah membuat dan menyusun program – program yang perlu mendapat masukan dan pengkritisan dari anggota masyarakat. Oleh karenanya sering digelar forum – forum dengar pendapat seperti yang diadakan oleh Menteri Peranan Perempuan yang mengadakan dengar pendapat dengan organisasi kewanitaan ataupun departemen lain untuk meminta masukan tentang RUU ANTI Pornografi. Demikian pula DPR melakukan dengar pendapat dengan tokoh – tokoh wanita tentang kuota suara untuk wanita. Melalui proses itu muslimah harus mampu untuk mempengaruhi keputusan – keputusan, produk – produk lembaga legislatif, eksekutif maupun yudikatif. Da’wah harus memiliki kemampuan untuk memberikan kontribusi terhadap lembaga penyelenggara negara agar dapat memainkan peran legislasi sesuai dengan bidangnya mengusulkan atau menolak perundangan dalam rangka memperjuangkan kepentingan Islam wal muslimin.

(more…)

Aksi Peduli Palestina March 23, 2010

Posted by DPRa PKS Pamulang Barat in Berita.
Tags: , ,
add a comment

Berikut adalah foto yang berhasil diambil saat Aksi Peduli Palestina pada Sabtu, 20 Maret 2010.

“Bebaskan Palestina dari Penjajahan oleh Zionis Israel !”

Tim Kepanduang Pamulang

(more…)

Rumah Pambar 21-Feb-2010 February 23, 2010

Posted by DPRa PKS Pamulang Barat in Berita, Organisasi.
Tags: , , , ,
add a comment

(more…)

Harmonisasi Peran Muslimah: Antara Keluarga dan Da’wah Politik (bagian 3-terakhir) February 18, 2010

Posted by DPRa PKS Pamulang Barat in Muslimah.
Tags: , , , , , , ,
add a comment

Oleh: Dra. Wirianingsih

TERLIBAT DALAM DA’WAH POLITIK

Keikutsertaan perempuan yang sudah berkeluarga (baca: istri) dalam da’wah politik merupakan upaya amar ma’ruf nahi munkar. Pada masa Rasulullah saw, ada beberapa shahabiyat yang itu terlibat dalam proses ini yang terkenal dengan kisah tigal orang wanita ikut dalam baiat Aqabah. Artinya, wanita pergi keluar rumah meninggalkan keluarganya. Pada masa Umar bin Khattab, ada seorang wanita yang menjadi pemimpin sebuah lembaga public yang hampir seluruh pagawainya adalah kaum laki. Hal ini menggambarkan bahwa Islam tidak melarang perempuan, bahkan menggambarkan tentang kesempurnaan ajaran Islam.

(more…)

Harmonisasi Peran Muslimah antara Keluarga dan Da’wah Politik (bagian 2) February 17, 2010

Posted by DPRa PKS Pamulang Barat in Muslimah.
Tags: , , , ,
add a comment

Oleh: Dra. Wirianingsih

MENJADI MITRA SUAMI

Sejatinya urusan keluarga bukanlah semata urusan perempuan. Namun ia menjadi prioritas pertama dari semua aktivitas perempuan manakala seorang perempuan memasuki kehidupan rumahtangga. Islam memandang tanggung jawab mencari nafkah ada pada suami, sampai kepada pertanggungjawaban akan kehidupan keluarga di dunia dan di akhirat. Oleh karena tanggungjawab ini ada pada suami, tentu waktu yang diperlukan untuk keluar rumah lebih banyak dibandingkan waktu untuk di rumah.

Sementara kehidupan rumahtangga dan pendidikan anak tetap harus berjalan. Prioritas pertama perempuan ini diiringi dengan peran asasi yaitu melahirkan, menyusui, dan mengasuh anak buah dari kehidupan berkeluarga. Peran ini bukanlah peran sederhana karena ia akan menyiapkan keberlangsungan umat manusia. Islam memandang semua aktivitas ummatnya dalam frame ibadah. Artinya, semua yang dilakukan perempuan itu dinilai oleh Allah adalah ibadah yang bernilai di sisi-Nya yang kelak akan menambah berat timbangan amal di pengadilan akhirat nanti. Allah berfirman, ”Barangsiapa yang beramal shaleh, laki atau perempuan, dan mereka beriman, maka mereka masuk surga dan tidak akan di-zhalimi sedikitpun. ” (QS. An Nisaa: 124).

(more…)